Blogroll

Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts

Thursday, March 29, 2012

VIRUS PENYBAB HERPES ATAU LEBIH DIKENAL DENGAN V.Varicella Zoster Virus



Varicella Zoster Virus

Varicella zoster juga disebut sebagai VZV dikenal dengan banyak nama seperti virus cacar air, virus varicella, virus herpes zoster dan manusia virus tipe 3 atau HHV-3. Varicella adalah cacar air dan zoster herpes zoster. Ini adalah dua jenis penyakit yang memanifestasikan dirinya melalui lesi, demam, dan secara keseluruhan tidak enak badan. Setelah memiliki cacar air biasanya sebagai seorang anak, virus tertidur di dalam tubuh sebelum reoccurring ke infeksi virus. Hanya sekitar dua puluh lima persen orang dewasa akan terpengaruh oleh reaktivasi dikenal sebagai herpes zoster.
Baik cacar air dan herpes zoster disebabkan oleh varicella zoster IgG yang merupakan jenis virus herpes. Cacar air ditularkan melalui kontak manusia melalui ruam, bersin, batuk atau bernapas. Periode menular adalah dari dua hari sebelum ruam muncul dan sampai lesi terakhir memiliki berkulit lebih. Setelah cacar air virus hibernates pada sel saraf tubuh sepanjang tulang belakang Anda. Ketika Anda dewasa dan virus memutuskan untuk bangun karena stres, penuaan atau melemahkan sistem kekebalan tubuh dan muncul kembali sebagai rasa sakit dan ruam. Ruam biasanya akan berlangsung hingga tiga puluh hari.
Varicella Zoster
Pencegahan melalui imunisasi adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari kedua virus dari herpes varicella zoster keluarga. Varicella zoster vaksin dikenal sebagai Varivax diberikan kepada anak di atas usia satu. Jika anak menerima vaksin sebelum usia tiga belas, hanya satu dosis yang dibutuhkan. Jika vaksin diberikan kepada seseorang yang berusia di atas tiga belas maka dosis lain adalah perlu satu sampai dua bulan setelah dosis pertama. Jika Anda belum pernah memiliki vaksin varicella zoster atau terkena cacar air, menghindari kontak dengan orang yang memiliki virus.
Siapa saja dengan cacar air harus menghindari pekerjaan, sekolah atau tempat penitipan anak sampai semua lesi berkeropeng.
Varicella herpes zoster vaksin dikenal sebagai Zostavax dapat mengurangi kemungkinan orang dewasa di atas usia enam puluh dari mendapatkan herpes zoster. Vaksin ini adalah untuk individu yang telah terkena cacar air. Hal ini tidak seratus persen bahwa Anda tidak akan mendapatkan herpes zoster namun akan mengurangi keparahan herpes zoster dan risiko postherpetic neuralgia. Postherpetic neuralgia adalah nyeri yang berhubungan dengan serabut saraf dan kulit di mana herpes zoster dimulai. Gejala dapat cukup buruk mengganggu selera makan dan tidur dan dapat berlangsung selama berbulan-bulan setelah lesi telah sembuh.
Varicella zoster IgG adalah antibodi yang ditemukan dalam darah. Dengan menguji darah untuk IgG atau IgM membantu menentukan jenis infeksi. Dokter kadang-kadang akan memesan tes jika ada masalah atau kebingungan terhadap apa jenis ruam yang Anda miliki. Kebanyakan varicella zoster episode tidak berat tetapi harus dikonfirmasi oleh dokter. Bahkan setelah melihat dokter dan kondisi menjadi semakin buruk kemudian tindak lanjut kunjungan dokter diperlukan. Vaksin adalah harapan terbaik untuk menjaga terhadap virus varicella zoster dan kabar baiknya adalah bahwa vaksin ini sangat ditoleransi oleh sebagian besar penduduk.

CIRI-CIRI PENYAKIT HERPES SERTA PENULARANYA DAN JUGA CARA PENGOBATAN MAUPUN CARA UNTUK MENCEGAHNYA

APA ITU HERPES?
              

Penyakit Cacar (Herpes)

Penyakit Cacar atau yang disebut sebagai 'Herpes' oleh kalangan medis adalah penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok. Penyakit Cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes Genetalis dan Herpes Zoster.

Herpes Genetalis adalah infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian kelamin (vagina, penis, termasuk dipintu dubur/anus serta pantat dan pangkal paha/selangkangan) yang disebabkan virus herpes simplex (VHS), Sedangkan Herpes Zoster atau dengan nama lain 'shingles' adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh.

Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus yang menyerang adalah sama, Hanya terdapat perbedaan dengan cacar air. Herpes zoster memiliki ciri cacar gelembung yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada.


  • Cara Penularan Penyakit Cacar (Herpes)




  • Secara umum, seluruh jenis penyakit herpes dapat menular melalui kontak langsung. Namun pada herpes zoster, seperti yang terjadi pada penyakit cacar (chickenpox), proses penularan bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah. Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui prilaku sex. Sehingga penyakit Herpes genetalis ini kadang diderita dibagian mulut akibat oral sex. Gejalanya akan timbul dalam masa 7-21 hari setelah seseorang mengalami kontak (terserang) virus varicella-zoster.

    Seseorang yang pernah mengalami cacar air dan kemudian sembuh, sebenarnya virus tidak 100% hilang dari dalam tubuhnya, melainkan bersembunyi di dalam sel ganglion dorsalis sistem saraf sensoris penderita. Ketika daya tahan tubuh (Immun) melemah, virus akan kembali menyerang dalam bentuk Herpes zoster dimana gejala yang ditimbulkan sama dengan penyakit cacar air (chickenpox). Bagi seseorang yang belum pernah mengalami cacar air, apabila terserang virus varicella-zoster maka tidak langsung mengalami penyakit herpes zoster akan tetapi mengalami cacar air terlebih dahulu.


  • Tanda dan Gejala Penyakit Cacar (Herpes)




  • Tanda dan gejala yang timbul akibat serangan virus herpes secara umum adalah demam, menggigil, sesak napas, nyeri dipersendian atau pegal di satu bagian Tubuh, munculnya bintik kemerahan pada kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair. Keluhan lain yang kadang dirasakan penderita adalah sakit perut.


  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Cacar (Herpes)




  • Pada penderita penyakit cacar hal yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder), antara lain dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan kondisi hawa dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa menimbulkan shock.

    Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters).

    Pada kondisi serius dimana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 - 12 tahun diberikan satu kali. Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60% - 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun.
                                                                                           FROM:   www.infopenyakit.com

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management